Pengertian dan ciri-ciri Modernisasi

Modernisasi merupakan suatu proses atau perubahan sosial budaya yang terarah dan di dasarkan pada suatu perencanaan yang harus di hadapi oleh masyarakat yang bersangkutan

Advertisement

hal tersebut meliputi bidang-bidang yang sangat luas dan menyangkut proses disorganisasi, masalah-masalah sosial, konflik antar kelompok, dan hambatan-hambatan terhadap perubahan sosial dan modernisasi tersebut akan mengakibatkan disorganisasi dalam masyarakat, menyangkut nilai-nilai kemasyarakatan dan norma-norma masyarakat. proses modernisasi tercakup suatu transformasi total dari kehidupan bersama dan tradisional atau pemodern dalam arti teknologi dan organisasi sosial ke arah pola-pola ekonomis dan politis sebagaimana halnya yang terjadi di negara-negara barat.

Ciri-Ciri Proses Modernisasi

a). modernisasi merupakan proses bertahap.

b). modernisasi dapat dikatakan sebagai proses homogenisasi. dengan adanya tersebut modernisasi akan terbentuk berbagai masyarakat dengan tendensi dan struktur serupa.

c). modernisasi merupakan persoalan menarik yang dewasa ini, merupakan gejala umum di dunia ini kebanyakan masyarakat di dunia ini terkait pada jaringan.

d). modernisasi merupakan suatu proses perubahan yang menuju pada tipe sistem-sistem sosial, ekonomi, dan politik yang telah berkembang di eropa barat dan amerika utara pada abad ke 17 sampai 19.

Advertisement

e). modernisasi merupakan perubahan cara berpikir masyarakat menjadi cara berpikir yang ilmiah.

f). modernisasi merupakan perubahan sistem pemerintahan suatu negara atau masyarakat.

g). modernisasi merupakan munculnya sentralisasi wewenang, dalam kehidupan sosial.
h). modernisasi melibatkan proses terus menerus (immanent) dan memerlukan jangka waktu panjang.

Ciri-Ciri Manusia Modern Menurut Soerjono Soekanto

1). bersikap terbuka terhadap pengalaman-pengalaman baru maupun penemuan-penemuan baru sehingga tidak mengembangkan sikap aporiori (purbasangka).

2). senantiasa siap untuk menerima perubahan setelah menilai adanya beberapa kekurangan yang di hadapi pada saat itu.

3). memiliki kepekaan terhadap masalah-maslah yang terjadi di lingkungan sekitarnya, sekaligus mempunyai kesadaran bahwa masalah-masalah tersebut memiliki hubungan dengan keberadaan dirinya.

4). senantiasa memiliki informasi yang lengkap berkenaan dengan pendiriannya.

5). berorientasi pada masa kini dan pada masa yang akan datang.

6). memiliki kesadaran akan potensi-potensi yang ada pada dirinya dan sekaligus memiliki keyakinan bahwa potensi tersebut dapat di kembangkan dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published.