Kenali 3 syarat-syarat membuat peta yang baik

Ini adalah pertanyaan yang tampak sederhana, sampai Anda diminta untuk memberikan jawaban - Anda mungkin merasa jauh lebih sulit daripada yang Anda pikirkan. Namun kita menemukan peta setiap hari.

Advertisement

Media menggunakan mereka untuk menentukan lokasi dari krisis internasional terbaru, banyak buku memasukan mereka sebagai ilustrasi, dan kita berkonsultasi dengan peta untuk membantu menavigasi dari satu tempat ke tempat. Peta begitu biasa; kita cenderung untuk membawa mereka untuk diberikan.

Namun kadang-kadang hal yang begitu akrab kita kenal sebenarnya jauh lebih kompleks dari yang terlihat. “Apa itu peta?” Tentu anda punya lebih dari satu jawaban.

Peta adalah gambaran sebagian atau seluruh wilayah di permukaan bumi dengan berbagai kenampakannya pada bidang datar yang diperkecil dengan menggunakan skala tertentu. Ilmu yang mempelajari tentang peta disebut kartografi. Sedangkan ahli membuat peta disebut kartografer.

Syarat-syarat untuk membuat peta yang baik secara umum sebagai berikut.

a. Konform, yaitu bentuk peta yang digambar harus sebangun dengan keadaan yang sebenarnya di lapangan.

Advertisement

b. Ekuidistan, yaitu jarak di peta jika dikalikan dengan skalanya harus sama dengan jarak sebenarnya di lapangan.

c. Ekuivalen, yaitu daerah atau bidang yang digambar di peta setelah diperhitungkan dengan skalanya, harus sama dengan keadaan sebenarnya di lapangan.

Ada berbagai jenis peta. Jenis-jenis peta tersebut digolongkan berdasarkan isi dan skala yang digunakan. Berdasarkan isinya, peta terdiri atas peta umum dan peta khusus atau peta tematik. Contoh peta umum antara lain ialah peta dunia dan peta Indonesia.

peta
peta

Termasuk dalam kelompok ini ialah peta topografi, yaitu peta yang menggambarkan kenampakan umum permukaan bumi secara rinci. Contoh peta khusus antara lain ialah peta wisata, peta curah hujan, peta vegetasi, dan peta kepadatan penduduk. Berdasarkan skala yang digunakan, peta dapat dibedakan menjadi peta skala sangat besar, peta skala besar, peta skala sedang, peta skala kecil, dan peta skala sangat kecil.

Berdasarkan bentuknya, peta dapat dikategorikan menjadi tiga, yaitu peta datar, peta timbul, dan peta digital.

1. Peta datar ialah peta yang dibuat pada suatu bidang datar. Inilah peta yang biasa kamu temui sehari-hari.

2. Peta timbul ialah peta tiga dimensi yang menggambarkan permukaan bumi seperti keadaan sebenarnya. Misalnya, gunung atau rangkaian pegunungan berupa tonjolan ke atas.

3. Peta digital ialah peta yang tersimpan di perangkat komputer seperti hard disk, disket, compact disk (CD). Jika ingin menggunakannya, kita memerlukan monitor komputer.

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published.