Contoh negara dengan sistem pemerintahan parlementer

Berikut ini beberapa contoh negara yang menerapkan sistem pemerintahan parlementer.

Advertisement
No Nama Negara Model Praktik/Penerapan
1. Perancis v Kedudukan presiden kuat, karena dipilih langsung oleh rakyat.

v Kepala negara dipegang presiden dengan masa jabatan selama tujuh tahun.

v Presiden diberi wewenan untuk bertindak pada masa darurat dalam menyelesaikan krisis.

v Jika terjadi pertentangan antara kabinet dengan legislatif, presiden boleh membubarkan legislatif.

v Jika ada suatu undang-undang yang telah disetujui presiden, maka dapat diajukan langsung kepada rakyat melalui referendum atau diminta pertimbangan dari Majelis Konstitusi.

Advertisement

v Penerimaan mosi dan interpelasi dispersukar, misalnya sebelum sebuah mosi boleh diajukan dalam sidang badan legislatif, harus didukung oleh 10% dari jumlah anggota badan itu.

Catatan: sistem pemerintahan yang dikembangkan oleh Perancis, ini sebenarnya bukan parlementer murni. Tetapi, pemisahan jabatan kepala negara dan kepala pemerintahan memang menunjukan ciri parlementerisme.

2. Inggris v Kepala negara dipegang oleh raja/ratu yang bersifat simbolis dan tidak diganggu gugat.

v Peraturan perundang-undangan dalam penyelenggaraan negara lebih banyak bersifat konvensi (peraturan tidak tertulis).

v Kekuasaan pemerintahan berada di tangan perdana menteri yang memimpin menteri atau sering disebut Cabinet Government (pemerintahan kabinet). Perdana menteri mempunyai kekuasaan cukup besar, antara lain: (a) memimpin kabinet yang anggotanya telah dipilihnya sendiri, (b) membimbing Majelis Rendah, (c) menjadi penghubung dengan raja, dan (d) memimpin partai mayoritas.

v Kabinet yang tidak memperoleh kepercayaan dari badan legislatif harus segera meletakan jabatan.

v Perdana menteri sewaktu-waktu dapat mengadakan pemilihan umum sebelum masa jabatan parlemen yang lamanya lima tahun berakhir.

v Hanya ada dua partai besar (Partai Konservatif dan Partai Buruh) sehingga partai yang memenangkan pemilu memperoleh dukungan mayoritas, sedangkan yang kalah menjadi oposisi.

3. India v Badan eksekutif terdiri dari seorang presiden sebagai kepala negara dan menteri-menteri yang dipimpin oleh seorang perdana menteri.

v Presiden dipilih untuk masa jabatan lima tahun oleh anggota-anggota badan legislatif baik di pusat maupun di negara-negara bagian.

v Penyelenggaraan pemerintahannya sangat mirip dengan Inggris dengan model Cabinet Government.

v Pemerintahan dapat menyatakan “keadaan darurat” dan pembatasan-pembatasan kegiatan bagi para pelaku politik dan kegiatan bagi para pelaku politik dan kegiatan media masa agar tidak mengganggu usaha pembangunan.

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published.