Ciri-ciri Negara kesatuan dan 2 jenis sistem yang diterapkan

Bentuk negara kesatuan mempunyai ciri-ciri sebagai berikut. Di dalam negara kesatuan ini, dikenal adanya dua macam sistem yang bisa diterapkan, yaitu sebagai berikut.

Advertisement

1. Adanya satu pemerintah pusat yang memegang seluruh kekuasaan pemerintah. Dengan kata lain, dalam negara kesatuan pemerintah pusat mempunyai kedaulatan, baik ke dalam maupun ke luar.

Dengan kedaulatan ke dalam, pemerintah pusat mempunyai hak untuk mengatur secara langsung segala hal yang bersangkutan dengan kepentingan rakyatnya. Sedangkan kadaulatann ke luar, pemerintah pusat mempunyai monopoli dalam berhubungan dengan negara-negara lain.

2. Adanya satu undang-undang dasar yang diberlakukan di seluruh wilayah negara.
3. Adanya satu kepala negara atau kepala pemerintahan untuk seluruh rakyat.
4. Adanya satu badan perwakilan yang mewakili seluruh rakyat.

Negara kesatuan dengan sistem sentralisasi

Dengan sistem sentralisasi, dimaksudkan bahwa pemerintah pusat mengendalikan seluruh kekuasaan pemerintah. Dalam negara kesatuan yang berlandaskan sistem sentralisasi, karena seluruh kekuasaan pemerintah di pegang sendiri oleh pemerintah pusat, maka semua daerah dalam semua wilayah negara pada dasarnya hanya menjalankan semua peraturan dan kebijakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Dengan demikian, dalam sistem ini tidak mengenal adanya perbedaan peraturan. Disemua wilayah negara berlaku peraturan atau kebijakan yang sama.

Advertisement

Negara kesatuan dengan sistem desentralisasi

Pemerintah pusat mendelegasikan sebagian kekuasaannya kepada daerah-daerah tertentu yang tercakup dalam wilayah negara yang bersangkutan, dengan maksud agar daerah itu mampu mengurus rumah tangganya sendiri.

Dalam negara kesatuan yang berlandaskan sistem desentralisasi, pemerintah pusat tidak lagi memegang seluruh kekuasaan pemerintah. Kekuasaan yang dimiliki sebagian didelegasikan kepada daerah-daerah. Dengan demikian, pertanggungjawaban atas pelaksanaan kekuasaan negara tersebut tidak semata-mata berada di tangan pemerintah pusat, tetapi juga pada pemerintah-pemerintah daerah yang dibentuk untuk pelaksanaan kekuasaan tersebut, paling tidak terhadap pelaksanaan kekuasaan pemerintah di daerahnya masing-masing.

Negara serikat

Negara serikat adalah negara yang terdiri dari beberapa negara bagian dengan satu pemerintah pusat yang mengendalikan kedaulatan negara. Kendatipun demikian, tiap-tiap negara bagian masih tetap memiliki kedaulatan ke dalam, artinya memiliki kebebasan bertindak dalam rangka mengatur daerahnya sendiri. Sepanjang tidak bertentangan dengan rambu-rambu yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat. Erat hubungannya dengan kebebasan untuk mengatur negaranya masing-masing, tiap-tiap negara bagian berhak menentukan undang-undang dasarnya, sepanjang tidak bertentangan dengan undnag-undang dasar negara serikat tersebut. Selain dari itu tiap-tiap negara bagian masih diberikan hak untuk menentukan kepala negaranya sendiri, Badan Perwakilan Rakyatnya sendiri, yang semuanya berperan aktif dalam wilayahnya sendiri demi kepentingannya sendiri. Sama halnya dengan negara kesatuan dengan sistem desentralisasi, kekuasaan-kekuasaan yang menjadi milik pemerintah pusat umumnya menyangkut persoalan-persoalan luar negeri, pertahanan keamanan, keuangan, peradilan, sedangkan kekuasaan selebihnya diserahkan sepenuhnya kepada negara-negara bagian.

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published.