Jenis Bakteri dan Contoh Bakteri

Bakteri adalah organisme bersel satu mikroskopis yang ada di sekitar kita. Mereka datang dalam berbagai ukuran dan bentuk, dan ini adalah cara umum untuk mengklasifikasikan mereka — dengan morfologi, bentuk, dan penampilan mereka. Tiga bentuk dasar bakteri berbentuk bulat, berbentuk batang dan spiral. Bakteri yang berbentuk spiral dapat dikategorikan lebih lanjut tergantung pada seberapa banyak

Pengertian Antibiotik

Antibiotika adalah segolongan molekul, baik alami maupun sintetik, yang mempunyai efek menekan atau menghentikan suatu proses biokimia di dalam organisme, khususnya dalam proses infeksi oleh bakteri. Penggunaan antibiotika khususnya berkaitan dengan pengobatan penyakit infeksi, meskipun dalam bioteknologi dan rekayasa genetika juga digunakan sebagai alat seleksi terhadap mutan atau transforman. Antibiotika bekerja seperti pestisida dengan menekan

Keanekaragaman Hayati Tingkat Ekosistem

Keanekaragaman ekosistem berkaitan dengan variasi dalam ekosistem dalam lokasi geografis dan dampaknya secara keseluruhan terhadap eksistensi manusia dan lingkungan. Keanekaragaman ekologis adalah jenis keanekaragaman hayati. Ini adalah variasi dalam ekosistem yang ditemukan di suatu wilayah atau variasi dalam ekosistem di seluruh planet ini. Keanekaragaman ekologis mencakup variasi baik dalam ekosistem darat maupun akuatik. Keanekaragaman ekologi

Klasifikasi Kingdom Protista dan Peran

Protista adalah mikroorganisme eukariota yang bukan hewan, tumbuhan, atau fungus. Mereka pernah dikelompokkan ke dalam satu kerajaan bernama Protista, namun sekarang tidak dipertahankan lagi. Penggunaannya masih digunakan untuk kepentingan kajian ekologi dan morfologi bagi semua organisme eukariotik bersel tunggal yang hidup secara mandiri atau, jika membentuk koloni, bersama-sama namun tidak menunjukkan diferensiasi menjadi jaringan yang

Fungsi Hati pada Manusia

Hati merupakan kelenjar terbesar di dalam tubuh, terletak dalam rongga perut sebelah kanan, tepatnya di bawah diafragma. Berdasarkan fungsinya, hati juga termasuk sebagai alat ekskresi. Hal ini dikarenakan hati membantu fungsi ginjal dengan cara memecah beberapa senyawa yang bersifat racun dan menghasilkan amonia, urea, dan asam urat dengan memanfaatkan nitrogen dari asam amino. Proses pemecahan