Asal Mula terjadinya Negara

Ada pakar yang berpendapat bahwa terjadinya negara melalui proses pertumbuhan secara primer dan sekunder.

Advertisement

Terjadinya negara secara primer

Terjadinya negara secara primer melalui empat tingkat, yaitu sebagai berikut.

  • Suku atau persekutuan masyarakat (genootschaft)

Awal kehidupan manusia dimulai dari keluarga. Keluarga berkembang membentuk kelompok masyarakat atau suku. Dalam kelompok ini berlaku adat istiadat yang merupakan kesepakatan bersama dan dipilih seorang kepala suku untuk mengatur kehidupan bersama.

  • Kerajaan

Dari satu suku berkembang menjadi beberapa suku sehingga komunitas itu makin besar dan kompleks. Kepala suku yang semula hanya berkuasa dalam masyarakatnya kemudian mengadakan ekspansi dengan menaklukan daerah-daerah lain sehingga status kepala suku berubah menjadi raja dengan wilayah yang makin luas dan rakyat yang makin besar.

  • Negara nasional

Raja dengan rakyatnya dalam mempertahankan kehidupannya tidak selalu mampu menhadapi kesulitan dalam mencukupi kebutuhan hidup, maka tumbuhlah kesadaran akan kebangsaan dalam bentuk negara nasional.

  • Negara demokrasi

Pada mulanya, negara nasional ini diperintah oleh raja yang absolut dengan pemerintahan tersentralisasi. Secara bertahap, akhirnya rakyat sadar akan hak dan kewajibannya sehingga muncullah keinginan rakyat untuk ikut menentukan pemerintahan serta menentukan pimpinannya, maka lahirlah negara demokrasi.

Advertisement

Terjadinya negara secara sekunder

Terjadinya negara secara sekunder beranggapan bahwa negara telah ada sebelumnya. Namun, karena adanya revolusi, intervensi, dan penaklukan timbul negara yang menggantikan negara yang telah ada tersebut.

Contohnya yaitu lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui revolusi pada tanggal 17 Agustus 1945. Kelahiran negara RI otomatis mengakhiri pemerintahan Hindia Belanda di Indonesia. Negara lain mau tidak mau harus mengakui negara RI secara de jure. Pemerintahan baru kemudian menyusun kekuasaannya untuk menentukan nasibnya sendiri sehingga rakyat merasakan secara de facto adanya peralihan kekuasaan.

Terjadinya negara berdasarkan fakta sejarah

Berikut ini asal mula terjadinya negara berdasarkan fakta sejarah.

  • Occupatie (pendudukan)

Suatu wilayah yang tidak bertuan dan belum dikuasi, kemudian diduki dan dikuasai oleh suku atau kelompok tertentu. Contohnya yaitu Liberia oleh budak-budak Negro tahun 1847.

  • Fusi (peleburan)

Negara kecil yang mendiami suatu wilayah mengadakan perjanjian untuk saling melebur menjadi negara baru. Contohnya yaitu terbentuknya federasi kerajaan Jerman tahun1871.

  • Accesie (penaikan)

Suatu wilayah terbentuk akibat penaikan lumpur sungai atau timbul dari dasar laut, kemudian wilayah tersebut dihuni oleh sekelompok orang sehingga terbentuklah negara. Contohnya yaitu negara Mesir terbentuk dari delta Sungai Nil.

  • Cessie (penyerahan)

Suatu wilayah diserahkan negara lain berdasarkan perjanjian tertentu. Contohnya yaitu wilayah Slewijk diserahkan oleh Austria kepada Prusia (Jerman) karena Austria kalah Perang Dunia I.

  • Anexatie (pencaplokan dan penguasaan)

Suatu negara berdiri di suatu wilayah yang dikuasai (dicaplok oleh negara lain) tanpa reaksi yang berarti. Contohnya yaitu pembentukan negara Israel tahun 1948 wilayahnya banyak mencaplok daerah Palestina, Suriah, Yordania, dan Mesir.

  • Proclamation (proklamasi)

Suatu wilayah yang diduduki oleh bangsa lain mengadakan perjuangan sehingga berhasil merebut wilayahnya kembali dan menyatakan kemerdekaannya.

  • Inovation (pembentukan baru)

Munculnya suatu negara baru di atas wilayah suatu negara yang pecah karena suatu hal kemudian lenyap. Contohnya yaitu negara Kolombia yang pecah, kemudian muncul negara Venezuela dan Kolombia baru.

  • Separatise (pemisahan)

Suatu wilayah negara yang memisahkan diri dari negara yang semula mengusainya, kemudian menyatakan kemerdekaannya. Contohnya yaitu Belgia memisahkan diri dari Belanda dan menyatakan kemerdekaannya.

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published.