6 Fungsi sitoplasma dan membran sel

Di bagian dalam sel tetapi masih diluar inti sel memiliki cairan yang mengandung nutrien, molekul organik, ion-ion garam dan merupakan koloid homogen yang jernih, yang disebut sitoplasma. Sitoplasma dapat mengalami perubahan dari fase sol (konsentrasi air rendah) atau sebaliknya.

Advertisement

Fungsi sitoplasma yaitu:

1. Tempat organel sel dan sitoskeleton
2. Memungkinkan terjadinya pergerakan organel sel oleh aliran sitoplasma
3. Tempat terjadinya metabolisme sel,
4. Untuk menyimpan molekul-molekul organik (misalnya, karbohidrat, lemak, protein, dan enzim).
5. Sitoplasma memberikan dukungan kepada struktur internal sel.
6. Enzim-enzim dalam sitosol memecah molekul besar, sehingga membantu organel untuk menggunakannya

Membran sel merupakan lapisan tipis dengan ketebalan sekitar 8 nm, yang membatasi isi sel dengan lingkungan di sekitarnya. Membran sel bersifat selektif permeabel atau semipermeabel karena hanya dapat dilewati oleh ion, molekul, dan senyawa-senyawa tertentu.

Pada sel hewan dan manusia, membran sel terletak di bagian terluar, sedangkan pada tumbuhan membran sel di kelilingi dinding sel. Membran plasma tersusun dari bahan lipid (fosfilipid), protein, dan karbohidrat.

Model struktu membran sel di kemukakan oleh J. Singer dan G. Nicolson pada tahun 1972, yaitu disebut model mosaik fluida dinamis karena molekul lipid dan protein penyusunnya dapat bergerak seperti zat cair (fluida).

Advertisement

Membran plasma terdiri atas dua lapisan (bilayer) fosfolipid, dan pada matriks fluida bilayer fosfolipid tersebut tersebar banyak jenis protein misalnya pada membran plasma sel darah terdapat dari 50 jenis protein. Satu unit fosfolipid terdiri atas:

  • Fosfat di bagian kepala pada permukaan membran, yang bersifat hidrofilik atau suka air.
  • Asam lemak di bagian ekor, yang tersembunyi di dalam membran, dan bersifat hidrofobik atau tidak suka air.

Berdasarkan letaknya, protein membran dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu:

  • Protein integral (intrinsik), tertanam diantara bilayer fosfolipid. Protein integral memiliki sisi luar pada kedua membran yang bersifat hidrofilik dan bagian dalam yang bersifat hidrofobik.
  • Protein poriferal (ekstrinsik), terikat secara longgar pada permukaan membran atau pada protein integral.

Komposisi lipid dan protein antara sisi dalam dan sisi luar membran bersifat asimetris (tidak sama). Pada permukaan membran terdapat karbohidrat berupa oligosakarida. Oligosakarida terikat secara kovalen dengan lipid yang kemudian disebut glikolipid, sedangkan oligosakarida yang terikat dengan protein disebut glikoprotein. Keragaman molekul dan lokasi oligosakarida pada permukaan membran sel berfungsi sebagai penanda, misalnya golongan darah A, B, AB dan O memiliki keragaman oligosakarida pada permukaan sel darah merah (eritrosit).

Fungsi membran sel adalah sebagai berikut:

  1. Mengontrol masuk dan keluarnya zat dari atau ke dalam sel
  2. Sebagai pelindung agar isi sel tidak keluar
  3. Sebagai reseptor (menerima rangsangan) dari luar sel.

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published.