4 Faktor mempengaruhi laju reaksi kimia

Reaksi kimia adalah suatu proses yang mengarah pada perubahan satu atau lebih zat zat entitas kimia baru. Reaksi kimia merupakan proses yang penting dalam lingkungan, industri dan dalam organisme hidup.

Advertisement

Kecepatan di mana reaksi kimia terjadi dapat dikendalikan oleh sejumlah variabel seperti suhu, konsentrasi, luas permukaan dan adanya katalis.

Luas permukaan

Luas permukaan adalah jumlah daerah luar yang menghadap dan terkena lingkungan setempat. Kecepatan di mana reaksi kimia terjadi akan mengalami kenaikan seiring dengan bertambahnya luas permukaan spesies kimia yang bereaksi.

Hal ini disebabkan sejumlah besar atom terkena bahan kimia yang sedang bereaksi, sehingg mengarah ke lebih banyak tumbukan per satuan waktu. Hal ini menjelaskan mengapa ahli kimia sering menggunakan bubuk dalam reaksi kimia – luas permukaan akan besar sehingga mengarah ke waktu reaksi yang lebih cepat.

Konsentrasi

Konsentrasi didefinisikan sebagai jumlah molekul yang didefinisikan dalam jumlah volume tertentu. Ahli Kimia sering menggunakan satuan mol per liter, di mana satu mol adalah sama dengan 6 x 1023 molekul. Meningkatkan konsentrasi zat akan meningkatkan jumlah tumbukan antara spesies yang sedang bereaksi dan karenanya meningkatkan kecepatan reaksi.

Keberadaan katalis

Katalis adalah zat kimia yang mempercepat reaksi kimia tanpa mengalami perubahan fisik atau kimia. Zat katalis khusus untuk reaksi kimia. Misalnya, besi merupakan katalis yang digunakan dalam industri untuk memproduksi amonia.

Advertisement

Katalis bekerja dengan menurunkan energi aktivasi yang diperlukan untuk reaksi kimia berlangsung. Ini berarti bahwa molekul dengan energi kinetik (gerakan) yang lebih rendah dapat bereaksi, dan karena itu secara keseluruhan memiliki efek meningkatkan kecepatan reaksi.

Suhu

Suhu material berbanding lurus dengan energi kinetik atom inangnya dan molekul. Atom dan molekul dari energi kinetik yang lebih tinggi memiliki kecepatan rata-rata yang lebih tinggi yang mengarah ke peluang yang lebih besar terjadi tumbukan antara spesies yang bereaksi. Energi kinetik yang lebih besar juga berarti bahwa molekul-molekul yang bergerak akan lebih cenderung berbenturan mengatasi energi aktivasi untuk reaksi kimia berlangsung. Namun perlu dicatat bahwa dalam kasus-kasus khusus tertentu, laju reaksi akan menurun dengan meningkatnya suhu.

Leave a Reply

Your email address will not be published.